Google
Loading...

Senin, 25 Februari 2008

INVESTASI, SEBUAH FENOMENA………..



Belakangan ini harga-harga kebutuhan pokok semakin meningkat. Beberapa tahun yang lalu, ketika penulis membeli tempe goreng harganya masih Rp 100,00 per buah tapi sekarang sungguh membuat kepala pusing, masa harga tempe goreng mencapai Rp 400,00 per buah. Itupun dengan ukuran yang lebih tipis dan lebih kecil. Kenaikan harga tempe tersebut hanyalah salah satu fenomena menarik yang belakangan ini berkembang dan membuat rakyat semakin menderita. Masih banyak contoh-contoh lain yang mungkin tidak terhitung lagi jumlahnya. Meningkatnya berbagai macam kebutuhan tersebut menyebabkan banyak orang yang sudah bekerja maupun yang belum bekerja alias menganggur berbondong-bondong mencari penghasilan dengan cara yang kelihatannya gampang tetapi susah. Salah satu caranya adalah dengan berinvestasi. Beragam cara bisa dilakukan sebagai langkah investasi. Salah satu contohnya adalah investasi lewat internet.
Membajirnya bisnis investasi online tentunya membuat kepala pening juga. Anda pasti akan bingung memutuskan investasi apa yang paling tepat. Nah sebelum anda memutuskan investasi, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan. Yang jelas anda tidak bisa sembarangan berinvestasi, karena investasi ini bersifat jangka panjang. Berikut ini adalah beberapa tips sebelum melakukan investasi agar anda tidak terjebak dalam money game yang akan membuat anda lebih menderita lagi, semoga bermanfaat.
1. Jangan menggunakan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Artinya uang investasi tersebut merupakan net income anda perbulan, yaitu total pendapatan dikurangi total pengeluaran.
2. Hindari berinvestasi di bidang yang tidak anda pahami. Untuk itu, sebaiknya sebelum memutuskan, anda cari informasi selengkapnya mengenai investasi tersebut. Apa nama perusahaannya, dimana alamat kantornya, kapan penghasilan akan mengalir kepada anda, dan bagaimana sistem kerjanya dan pembagian pendapatannya.
3. Jangan lupa tingkatkan kemampuan bahasa Inggris anda. Bukan promosiin negara Inggris lho, tapi mau gak mau bahasa itu dianggap sebagai bahasa internasional. Ikut kursus apa bimbingan privat kan bisa.
4. Meski menanamkan modal pada usaha milik teman baik, jangan lupa buat perjanjian tertulis. Ini adalah cara untuk mempertahankan diri saat terjadi tindak hukum dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
5. Baca aturan yang dibuat perusahaan investasi tersebut dengan teliti jangan sampai anda terperosok ke dalam jurang penderitaan, bukan uang dan penghasilan yang besar yang didapatkan malah anda masuk ke dalam belenggu rentenir modern.
6. Hindari investasi yang menjanjikan keuntungan melebihi rasionalitas, misalnya keuntungan 50% dalam jangka waktu satu bulan. Mendapatkan hadiah mobil dalam waktu beberapa kedip mata, dll.
7. Bila tidak paham akan investasi tertentu, jangan mengambil keputusan sendiri. Berkonsultasilah kepada teman atau orang yang lebih memahami seluk beluk investasi. Bisa juga anda konsultasikan pada ahli keuangan. Kan belakangan ini banyak bermunculan ahli-ahli keuangan, bisa cari di koran atau papan iklan.
8. Sadarilah bahwa investasi bukanlah usaha instan tetapi perlu usaha yang memerlukan waktu, kesabaran dan ketekunan untuk mendapatkan keuntungan. Dan semua usaha pasti memerlukan pengorbanan meskipun bukan pada hari raya qurban..
9. Jangan sekalipun berinvestasi karena terpaksa, hanya ikut-ikutan teman atau sekedar ikut trend. Kalau anda melakukannya anda akan menyesal. Dan sebuah penyesalan akan berbuntut kepada penyesalan yang berikutnya. Coba dech kalau tidak percaya.

Masih tetap ingin berinvestasi lewat internet??? Yawdah dech, met mencoba aja, tapi jangan lupa dengan tips-tips di atas! Dipakai ya syukur, enggak dipakai ya penulis hanya bisa mengucapkan terima kasih sudah mau baca. Moga sukses aja dech…

Tidak ada komentar:

Your Ad Here

Trade and Agriculture Directorate

Bogor Agricultural University

The Star Online: Technology